PRONUSANTARA.COM - Sebuah rekaman video mendadak viral di jagat media sosial yang memperlihatkan sebuah mobil operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) diduga digunakan untuk menjemput penumpang.
Dalam unggahan Instagram @volunteer.netizen, pada Rabu, 1 April 2026, dilaporkan kejadian itu terjadi pada area Bandara Internasional Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).
"Mobil SPPG atau yang disebut mobil MBG (Makan Bergizi Gratis) digunakan untuk menjemput penumpang di area bandara Lombok," demikian tertulis dalam unggahan tersebut.
"Banyak yang mempertanyakan apakah penggunaan kendaraan tersebut sudah sesuai dengan peruntukannya, atau justru disalahgunakan," tambahnya.
Lantas, bagaimana sebenarnya awal mula kejadian tersebut hingga menuai sorotan di media sosial? Begini ceritanya.
Dugaan Jemput Penumpang dan Lanjut Berwisata
Dugaan penyalahgunaan mobil SPPG di Lombok yang disebut tak sesuai peruntukannya itu bermula saat terekam sedang berada di area bandara.
Sejumlah penumpang pun tampak memasuki mobil SPPG tersebut, yang disinyalir akan lanjut berwisata ke Pantai Malimbu, Lombok Barat.
Ramainya kasus itu juga sampai terdengar oleh Koordinator Regional SPPG NTB, Eko Prasetyo.
Secara terpisah, Eko membenarnya pihaknya telah menerima laporan terkait dugaan tersebut.
"Laporannya sudah kami terima beberapa hari lalu," kata Eko dalam keterangannya, pada Selasa, 31 Maret 2026.
"Kami juga sudah instruksikan ke wilayah untuk menindaklanjuti," tambahnya.
Imbauan BGN: Hanya untuk Jemput Ompreng
Eko memastikan, video yang beredar telah disebarkan oleh pihaknya ke seluruh kepala SPPG di Pulau Lombok guna mengidentifikasi kendaraan yang dimaksud.