Marak Kasus Campak di Indonesia, Ibu Ini Menyesal Ajak Anaknya Main ke Playground saat Libur Lebaran: Enggak Suka Sama Oleh-olehnya

photo author
David Sumilat, Pro Nusantara
- Selasa, 31 Maret 2026 | 21:55 WIB
Foto ilustrasi - Cerita ibu yang anaknya kena campak usai Main di playground. (Instagram/chelly_nasution - kemenkes_ri)
Foto ilustrasi - Cerita ibu yang anaknya kena campak usai Main di playground. (Instagram/chelly_nasution - kemenkes_ri)

Video yang telah diputar lebih dari 1,5 juta kali penayangan itu kemudian ramai dengan komentar dari warganet.

Tak sedikit yang merasa simpati dan berbagi pengalaman ketika anak sedang sakit campak.

Beberapa komentar seperti, “Kalau ajak anak ke playground, sebisa mungkin sampai rumah langsung mandi dan ganti baju,” tulis akun @hey****i

“Kalau lagi rame atau masa liburan, sebaiknya hindari aja. Ajak lagi kalau udah hari biasa,” tulis akun @iku***a

Kasus Campak di Indonesia

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI melaporkan penurunan signifikan kasus suspek dan terkonfirmasi campak di Indonesia.

Hingga minggu ke-12 tahun 2026, kasus harian turun drastis sebesar 93 persen, dari puncak 2.220 kasus pada minggu pertama menjadi 146 kasus pada pertengahan Maret.

“Tren penurunan ini terpantau konsisten di 14 provinsi dan 10 kabupaten/kota dengan riwayat lonjakan kasus pada akhir 2025 dan awal 2026,” Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit (P2) Kemenkes, dr. Andi Saguni, dikutip dari laman resmi Kemenkes pada Selasa, 31 Maret 2026.

Meskipun tren kasus menurun, data nasional mencatat 10 kasus kematian akibat campak sepanjang 2026.

Salah satu kasus fatal menimpa seorang dokter internsip di Kabupaten Cianjur, berinisial AMW (25), yang meninggal dunia pada 26 Maret 2026 akibat komplikasi campak pada jantung dan otak.
*

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: David Sumilat

Tags

Rekomendasi

Terkini

X